Essai
Disini saya akan menampilkan 2 buah Essai Beasiswa, yaitu sebagai berikut.
1. Essai Beasiswa Dalam Negeri
Penulisan essai ini saya lakukan untuk memenuhi syarat memperoleh beasiswa.
Nama saya Fitri Rosmalati, lahir di Kuningan, 19 Desember 2001. Saya adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayah saya bekerja sebagai buruh di pasar, sedangkan ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak berpenghasilan.
Riwayat pendidikan saya yaitu TK Ade Irma Suryani pada tahun 2005, kemudian SDN 1 Cilimus pada tahun 2006-2011. Saat di TK, saya sering mengikuti berbagai perlombaan diantaranya lomba menggambar dan mewarnai, dan pernah mendapatkan juara 1 di kedua lomba. Saat SD, saya pernah mengikuti Olimpiade Sekolah Nasional (OSN) bidang IPA dan mendapatkan juara ke-2.
Kemudian, dilanjutkan bersekolah di SMPN 1 Cilimus tahun 2012-2014. Di SMP, saya aktif menjadi pengurus OSIS, dan di tahun kedua saya menjabat sebagai Sekretaris OSIS. SMA saya di SMAN 1 Cilimus tahun 2015-2018. Di SMA, saya juga aktif di OSIS kembali dan ekstrakulikuler jurnalistik, dan menjabat sebagai ketua ekskul jurnalistik di tahun terakhir saya. Di SMA juga saya pernah mengikuti lomba OSN bidang Informatika Komputer dan mendapatkan juara 1.
Sekarang, saya sedang menjalani semester 3 jurusan Teknik Informatika di Universitas Padjajaran, karena saya sangat menyukai pemograman dan segala hal yang berbau teknologi. Selain kuliah, saya juga bekerja sebagai pramusaji di sebuah rumah makan untuk meringankan beban orang tua saya, sekaligus sedikit menambah uang jajan dan uang yang digunakan untuk keperluan kuliah.
Adanya beasiswa tentu sangat membantu saya untuk meringankan keuangan dalam mengenyam pendidikan di perkuliahan, serta juga dapat memotivasi saya untuk lebih rajin belajar dan berprestasi. Karena menurut saya, beasiswa tidak hanya diberikan untuk mahasiswa yang tidak mampu, namun juga untuk mahasiswa yang memang layak untuk menerimanya. Dan saya merasa layak untuk itu.
Jika dipercayakan menerima beasiswa ini, saya akan mendalami studi keilmuan Teknologi Informasi dengan harapan mampu membuka pemahaman saya untuk semakin banyak mengetahui tentang Teknologi Informasi. Saya akan terus giat belajar serta berorganisasi, dengan harapan dapat menambah pengalaman serta wawasan saya saat kuliah ini.
IPK saya adalah 3.95, namun saya tidak cepat puas. Saya akan tetap giat belajar dan aktif di perkuliahan serta organisasi untuk meningkatkannya. Demikian essai ini saya tulis dengan sebenar-benarnya, tidak ada yang saya karang.
Terimakasih.
2. Beasiswa LPDP
Kontribusiku Untuk NKRI
Nama saya Fitri Rosmalati, asal saya dari Kuningan. Saya baru saja menyelesaikan studi S1 di Universitas Indonesia pada jurusan Hubungan Internasional. Selama kuliah, saya sangat aktif berorganisasi, baik organisasi intra atau ekstra kampus. Dari semester awal saya sudah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional. Di tahun kedua, saya menjadi anggota BEM. Keaktifan di organisasi ini mengasah kemampuan saya dalam kepemimpinan dan membangun inisiatif-inisiatif untuk mengambil tindakan nyata dalam merespon permasalahan sosial dan pendidikan di tingkat lokal, provinsi, dan nasional.
Selain menjadi anggota BEM Fakultas, saya juga menjadi anggota BEM Universitas serta anggota Ikatan Mahasiswa Indonesia. Namun, semua kegiatan di organisasi tersebut sama sekali tidak mengganggu kuliah saya. Kuliah tetap menjadi prioritas nomor satu saya, mengingat tujuan saya kuliah memang untuk mengejar gelar sarjana secepat mungkin.
Keberadaan beasiswa LPDP menjadi anugerah tersendiri bagi saya. Ini sekaligus menjadi tantangan bagi saya untuk terus mengenyam pendidikan setinggi-tingginya dengan berebut untuk menjadi penerima beasiswa ini. Tentu sebuah kesenangan tersendiri jika saya diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan organisasi yang lumayan banyak saya ikuti, jika ditanya apa kontribusi saya terhadap NKRI, saya masih seperti orang gagu. Saya merasa, saya pun sampai saat ini tidak ada kontribusi apa-apa terhadap Indonesia, selain semangat belajar. Dari organisasi yang saya ikuti, saya dapat belajar betapa tangan kita sangat dibutuhkan oleh orang lain.
Program kerja yang banyak dan beragam, di HIMA dan BEM membuat saya menyadari, kerja sama tim sangat penting dan dibutuhkan terutama jika ingin memasuki dunia kerja nantinya. Pelatihan, kegiatan, dicampur dengan tugas kuliah yang seabrek serta ujian yang tidak kunjung usai, menjadi sebuah tantangan bagi saya untuk melewatinya dengan tidak mengeluh.
Banyak yang mengeluhkan, organisasi hanya membuang-buang uang dan waktu, serta sangat mengganggu waktu kuliah. Menurut saya tidak sama sekali. Uang yang saya keluarkan untuk organisasi juga akan kembali ke saya dalam bentuk ilmu dan pengetahuan. Pengetahuan serta wawasan yang saya dapat tidak sebanding dengan uang yang saya keluarkan.
Jika dipercayakan menerima beasiswa LPDP ini, saya akan mendalami studi keilmuan Hubungan Internasional dengan harapan mampu membuka pemahaman saya untuk semakin banyak mengetahui tentang Hubungan Internasional. Di jenjang S2, saya akan terus giat belajar serta berorganisasi, dengan harapan dapat menambah pengalaman serta wawasan saya saat kuliah ini, saya sadar ilmu yang saya dapatkan masih sedikit.
Untuk berkontribusi terhadap NKRI, saya harus siap diberi dan memberi. Saya akan terus semangat untuk belajar, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi bertambahnya ilmu yang saya terima. Saya akan bertanggung jawab atas apa yang sudah dipercayakan kepada saya. Maka saya pun harus memantaskan diri untuk itu.

Wuih bagus fit ,lanjutkan.
BalasHapusTerimakasih atik😊
HapusIya bagus, fighting terus 💪
BalasHapusWoah, terimakasih indah😊😊
HapusWaah bagus bgt nya, ditunggu ya yg selanjutnya:)
BalasHapusOke, terimakasih kak😊
HapusKeren, pertahankan fit..
BalasHapusTerimakasih anggun😊
Hapus